Daftar Isi Artikel
Empat artikel sebelumnya membahas teknik — formula dasar, kesalahan umum, chain-of-thought, dan persona. Sekarang saatnya praktik langsung: enam template prompt siap pakai untuk tugas kantor yang paling sering dikerjakan sehari-hari. Tinggal salin, ganti bagian dalam tanda kurung siku [seperti ini] sesuai kebutuhanmu, dan kirim ke AI favoritmu.
1. Menulis Email Profesional
Situasi: Saat perlu menulis email formal ke klien atau atasan dengan cepat dan tetap sopan.
2. Merangkum Notulen Rapat
Situasi: Setelah rapat panjang dan butuh ringkasan cepat untuk dibagikan ke tim.
3. Menyusun Laporan Kerja Mingguan
Situasi: Rutinitas laporan mingguan ke atasan yang biasanya memakan waktu cukup lama untuk disusun rapi.
4. Membalas Chat/Email dengan Nada Tertentu
Situasi: Saat perlu membalas komplain atau pesan sensitif dengan nada yang tepat, tapi bingung mulai dari mana.
5. Mengubah Brainstorming Jadi To-Do List
Situasi: Setelah sesi diskusi penuh ide, kamu butuh mengubahnya jadi daftar tugas yang jelas dan bisa langsung dikerjakan.
6. Menyusun Outline Presentasi
Situasi: Sebelum mulai membuat slide, kamu butuh kerangka struktur presentasi terlebih dulu.
Cara Memakai Template Ini dengan Baik
- Ganti semua bagian dalam tanda kurung siku dengan informasi spesifik milikmu — jangan dibiarkan kosong
- Sesuaikan nada dan panjang jawaban dengan konteks pekerjaanmu, template ini bisa dimodifikasi bebas
- Selalu baca ulang hasilnya sebelum dikirim — anggap sebagai draft awal, bukan jawaban final
- Simpan template favoritmu di catatan, supaya bisa dipakai berulang tanpa perlu menyusun ulang dari nol
Tips lanjutanSetelah terbiasa, coba gabungkan template ini dengan teknik persona dari artikel sebelumnya — misalnya menambahkan "Kamu adalah sekretaris eksekutif berpengalaman" di depan template laporan mingguan untuk hasil yang lebih matang.
Kesimpulan
Enam template ini mencakup sebagian besar tugas administratif yang biasa dikerjakan di kantor — dan yang terpenting, template ini sudah menggabungkan formula konteks-tugas-format yang dibahas di artikel pertama seri ini. Setelah nyaman dengan template dasar seperti ini, kamu siap ke topik yang lebih teknis: memakai AI untuk membantu coding.


